Gambar 1 - Peluang usaha bumbu masak instant yang menjanjikan

Dengan uang <1 juta rupiah, Anda bisa coba peluang usaha bumbu masak instant. Modal ini pun akan langsung BEP di bulan pertama.

Bisnis ini dapat dijalankan baik di perkotaan maupun di pedesaan. Syarat utamanya adalah Anda harus bisa membuat bumbu dengan cita rasa yang lezat dan sehat. Hal ini karena laris tidaknya usaha dipengaruhi oleh kualitas produk yang dihasilkan.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai bisnis pembuatan bumbu masak secara rinci. Jadi, silakan baca sampai selesai.

Peluang usaha bumbu masak instant yang menjanjikan

Bisnis ini sangat menjanjikan. Selain karena modalnya kecil, permintaannya juga tinggi sehingga akan cepat laku dan menghasilkan uang.

Peluang usaha bumbu masak instant yang menjanjikan

Sumber foto: Pexels.com

Lebih detail, berikut kami tulis beberapa poin yang membuat prospek usahanya cerah dan patut Anda coba:

  1. Permintaan tinggi.
  2. Pangsa pasarnya luas, mulai dari pedesaan hingga perkotaan. Hampir semua ibu rumah tangga merasa bahwa kehadiran bumbu instan akan membuat aktivitas memasak menjadi lebih cepat.
  3. Sifatnya “sangat dibutuhkan” karena kebanyakan ibu rumah tangga yang jadi wanita karier sibuk dengan dunia kerjanya sehingga tidak ada cukup waktu untuk memasak.
  4. Dipercaya lebih sehat karena tidak mengandung bahan pengawet.
  5. Harga produknya lebih murah dibandingkan dengan kemasan yang dijual oleh perusahaan. Dengan begitu, produknya juga lebih mudah laris.
  6. Modalnya sangat fleksibel dan kecil.
  7. Profit marginnya tinggi.
  8. Bahan yang diperlukan tidak terlalu banyak, bahkan cenderung seragam.
  9. Dapat dijalankan oleh pemula maupun profesional.
  10. Persaingannya belum terlalu tinggi.
  11. Pemasarannya dapat secara langsung ke end-user atau menyasar kelas corporate, yakni warung-warung makan atau saat ada acara besar.
  12. Bisa dijadikan usaha sampingan dan rumahan.
  13. Jam kerjanya fleksibel dan hanya sebentar.
  14. Dapat dikombinasikan dengan bisnis lainnya, baik sektor barang maupun jasa. Khusus untuk sektor jasa, contoh bisnisnya adalah peluang usaha jasa video shooting.

Masih banyak hal positif lainnya yang membuat usaha bumbu masak instant ini begitu menguntung bila dijalankan dengan serius. Meski begitu, Anda harus siap dengan segala kondisi yang mungkin menjadi tantangan atau kendala usahanya.

Kendala dan tantangan industri bumbu masak rumahan

Dalam menjalankan bisnis ini, berikut ini kami rangkum beberapa tantangan yang mungkin akan Anda hadapi:

  1. Bumbunya basi karena belum laku, bahannya kurang bagus, atau cara memasak yang keliru.
  2. Dibutuhkan skill khusus untuk meracik atau membuat bumbu yang rasanya lezat.
  3. Kesulitan dalam menentukan cara packaging yang tepat sehingga disukai oleh para pelanggan dan aman.
  4. Ketidakstabilan harga bahan-bahan.
  5. Dalam waktu-waktu tertentu, terjadi kelangkaan bahan. Misalnya, saat harga cabai sedang naik atau tidak sedang musim, maka jumlahnya cenderung sedikit yang akan mempengaruhi proses produksi.

Sebagai pebisnis, Anda harus siap dengan solusi untuk setiap masalah yang ada. Baik yang tertulis di atas, maupun hal tak terduga lain yang terjadi di lapangan saat Anda menjalankan bisnisnya.

Strategi dan cara memulai bisnis bumbu instan

Strategi dan cara memulai bisnis bumbu instan

Sumber foto: Pexels.com

Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk menjalankan usaha bumbu masak instant mulai dari tahap persiapan sampai penjualan:

Siapkan modal dan peralatannya

Hal pertama yang perlu Anda siapkan adalah uang untuk membeli peralatannya. Peralatan atau perlengkapan yang Anda butuhkan adalah wajan, spatula, blender, timbangan digital, mesin pengemas, dan alat-alat lainnya.

Khusus untuk peralatan pengemasan, semua tergantung pada konsep pengemasannya. Apakah ingin berada di plastik, rentengan, atau botol kecil-kecil.

Buat stiker nama produk

Selanjutnya, tentukan nama produk dan buatlah stiker untuk ditempelkan pada seluruh produk yang Anda buat. Ini penting untuk branding.

Pilihlah nama yang mudah diingat sehingga orang-orang bisa mengenalinya dengan cepat. Pada stiker tersebut juga harus ada informasi nama bumbunya dan tanggal kadaluwarsa.

Belanja bahan yang berkualitas dan temukan supplier terpercaya

Saat berbelanja bahan untuk membuat bumbu, pastikan Anda memilih bahan-bahan yang segar dan berkualitas. Kalau bisa, bekerja samalah dengan supplier terpercaya. Berpartnerlah dengan baik dan saling menguntungkan.

Hal ini dilakukan agar saat ada kenaikan harga secara mendadak, Anda akan langsung mendapatkan kabar. Selain itu, saat ada kelangkaan bahan pun Anda akan mendapatkan jatah meskipun jumlahnya mungkin menurun.

Racik dengan takaran sempurna

Saat membuat bumbunya, racik dengan takaran sempurna. Gunakan timbangan sebagai alat bantu.

Hindari pemakaian bahan dan alat yang tidak steril

Jangan gunakan peralatan yang tidak steril karena ini bisa berpengaruh pada hasil akhir produknya. Misalnya, jadi mudah basi atau rasanya berubah. Jagalah kebersihan alat dan bahannya. Pastikan semuanya higienis.

Jangan gunakan MSG dan pengawet

Coba sasar market makanan sehat. Hal ini karena kini ada banyak orang yang sudah sadar untuk makan makanan sehat. Yakni dengan cara memasak tanpa menggunakan MSG / vetsin / micin. Selain itu, pastikan jangan gunakan pengawet pada makanan.

Kemas dengan menarik

Tentukan konsep pengemasan dan kemaslah dengan menarik. Selain itu, pastikan juga kemasannya aman saat dijual secara offline maupun online. Beberapa contoh pengemasannya adalah dengan klip, plastik, hingga botol.

Trik jualan bumbu dapur

Berikut ini adalah beberapa trik supaya bumbu dapurnya dapat laris di pasaran:

  1. Kenalkan produk pada tetangga, teman, atau kerabat.
  2. Jadikanlah produk Anda unik dan sehat.
  3. Buat nama yang mudah diingat.
  4. Sediakan beragam pilihan bumbu.
  5. Jual secara offline dan online. Misalnya ke tetangga, marketplace, hingga sosial media.
  6. Jaga kualitas produknya sehingga mendapatkan kepercayaan dari pelanggan.

Silakan berinovasi untuk menjual produk agar laris manis.

Jangan lupa izin dari dinas kesehatan

Saat awal membuat bisnisnya, Anda mungkin belum punya izin. Tapi seiring berjalannya waktu Anda harus mengurusnya agar pembeli merasa lebih aman dan usaha bumbu masak instant tersebut semakin terpercaya.

Analisa usaha bumbu masak instant: modal, pendapatan, BEP

Analisa usaha bumbu masak instant modal, pendapatan, BEP

Sumber foto: Unsplash.com

Berikut ini perhitungan umum bisnis bumbu masak rempah-rempah ini:

Modal awal

Komponen yang dibutuhkan:

  1. Paket alat penggorengan seharga Rp 100.000,-
  2. Kompor seharga Rp 150.000,-.
  3. Blender dianggarkan Rp 200.000,-.
  4. Alat press plastik Rp 150.000,-.
  5. Timbangan digital seharga Rp 100.000,-.
  6. Baskom seharga Rp 50.000,-.

Dengan peralatan di atas, total dana yang dibutuhkan adalah Rp 750.000,-.

Biaya operasional

Selanjutnya, Anda butuh beberapa komponen sebagai pengeluaran bulanan. Berikut ini detailnya:

  1. Bawang merah dan putih 5 kg @ Rp 20.000,- = Rp 100.000,-
  2. Ketumbar dianggarkan Rp 10.000,-.
  3. Garam dianggarkan Rp 8.000,-.
  4. Gula dianggarkan Rp 12.000,-.
  5. Cabai merah dianggarkan Rp 70.000,-.
  6. Merica seharga Rp 25.000,-.
  7. Empon-empon (jahe, daun jeruk, kunyit, dll) seharga Rp 20.000,-.
  8. Tomat seharga Rp 50.000,-.
  9. Minyak goreng 3 pcs @ Rp 22.500,- = Rp 67.500,-.
  10. Lain-lain Rp 100.000,-.

Dengan demikian, total pengeluaran bahannya sekitar Rp 462.500,-.

Selanjutnya, Anda juga perlu menyiapkan hal di bawah ini:

  1. Plastik seharga Rp 50.000,-.
  2. Kemasan botol @100 x 700 = Rp 70.000,-.
  3. Listrik, air, dan telepon Rp 200.000,-.
  4. Transportasi Rp 100.000,-.
  5. Lain-lain Rp 100.000,-.

Secara total, biayanya adalah Rp 520.000,-.

Total biaya operasionalnya adalah Rp 982.500,-.

Pendapatan

Jika Anda punya dua model pengemasan, plastik dengan harga 5 ribu dan botol seharga 15 ribu, maka apabila keduanya laku masing-masing 100 per bulan, hitungan pendapatannya adalah:

100 x Rp 15.000,- = Rp 1.500.000,-.

100 x Rp 5.000,- = Rp 500.000,-.

Total pendapatannya 2 juta.

Keuntungan per bulan

Keuntungan per bulannya adalah Rp 1.017.500,-

BEP

Berarti investasi awal di bulan pertama senilai Rp 750.000,- akan langsung kembali begitu Anda berhasil menjual produknya.

Demikian perhitungan dan analisa peluang usaha bumbu masak instant yang dapat kami sampaikan. Besar kemungkinan perhitungan di atas mengalami perubahan karena ketidakstabilan harga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here